WANITA…… part 2

12 Jan

Aku bisa merasakan kepanikan yang dialami tuan rumah siempunya hajatan tersebut. Bagaimana tidak? Tamu masih banyak yang berdatangan dan air anggur yang merupakan jamuan wajib di sebuah pesta pernikahan (jaman itu) sudah mulai habis. Keadaan itu akan menjadi hal yang sangat memalukan dan seandainya mereka akhirnya menyajikan air anggur pengganti yang kwalitasnya tidak sama dengan yang semula, maka merekapun akan jadi bahan pergunjingan.

Yesus dan murid-muridnya, juga Maria Ibu Yesus, ada diantara tamu-tamu undangan. Maria yang “membaca” keadaan itu, secara diam-diam berkata pada Yesus,”They have no more wine” (mereka kehabisan air anggur), yang dijawab santai oleh Yesus,”….Saat-Ku belum tiba”. Dan… Maria tidak berbantah dengan Yesus.

Secara pribadi aku belajar sesuatu dari sikap Maria tersebut. Dia seorang wanita yang cakap/pandai, berhati tulus dan tahu menempatkan diri. Apapun jawaban Yesus, dia percaya bahwa Tuhan sanggup melakukan segala perkara di luar kemampuan yang dia pikirkan. And with a great confidence she also told those around her to obey God. “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu”, katanya pada para pelayan perjamuan itu. Dan … kita tahu khan akhir ceritanya…happy ending!!!. Itulah mujizat pertama yang Tuhan lakukan….menolong kehidupan nikah…, because He cares so much about marriage life. Aku yakin, tidak ada satu orangpun yang sadar/peduli dengan apa yang sudah dilakukan Maria saat itu. Yang mereka tahu pesta berjalan lancar. Titik.

Sama halnya dengan kehidupan dalam keluarga. Keberadaan dan peran seorang ibu/istri sering tidak terlihat. Pokoknya semua urusan keluarga, urusan rumah tangga harus beres oleh ibu. Sekalipun si ibu juga seorang yang bekerja di luar rumah. Pujian dan ucapan terimakasih dari anak dan suami? Mungkin bisa kita terima, mungkin juga tidak, karena seolah semua itu sudah menjadi tugas wajib seorang wanita dari ‘sono’nya.

Tapi jangan hal ini membuat kita down hearted, my dear sisters. Seperti apa yang Maria sudah lakukan dalam kisah di atas, dia hanya melakukan apa yang menjadi bagian dia, sebagai seorang wanita, selebihnya dia serahkan pada Tuhan. And it works!!!. Kalau kita tahu memposisikan diri, bagaimana kita harus bersikap terhadap suami dan anak-anak…aku katakan…bukan dengan kekuatan kita sendiri ya…maka Dialah pembela kita.

“Istri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari permata” — Amsal 31 : 10

Memang tidak perlu dipungkiri bahwa umumnya kata-kata manis, pujian, sanjungan dan lain sebagainya, terucap dan terdengar saat masa pacaran sampai bulan/tahun pertama perkawinan (Honeymoon). Selanjutnya ketika rumah sudah ramai dengan suara anak-anak, apalagi mereka sudah beranjak dewasa dan masing-masing anggota keluarga sibuk dengan urusan/kegiatannya, maka suasana indah dan romantis bisa dikatakan secara perlahan mulai memudar (ibarat cerita di atas — kehabisan air anggur yang berkwalitas). Yang terjadi adalah hanya sebuah rutinitas harian yang sering bisa menimbulkan kehambaran dalam rumah tangga, atau bahkan suami istri saling mencela karena melihat kekurangan masing-masing.

Ayat diatas berkata “Istri yang cakap…..lebih berharga dari permata”. Ini ditujukan pada istri ya.., bukan pacar/kekasih/tunangan/teman kantor yang cakap dan cantik. Tapi istri!!!! Jadi jelas bahwa keindahan nikah itu tetap bisa dirasakan dan dinikmati oleh para wanita/ibu/istri  meskipun sudah bertahun atau berpuluh tahun membina rumah tangga. Kuncinya…kita harus doing our great effort day by day untuk mempertahankannya…dengan mengundang Yesus setiap hari dalam hidup kita pribadi (ini menyangkut hubungan pribadi kita dengan Tuhan), dan dalam hidup nikah kita. Jangan pernah lelah untuk ‘ngobrol’ (doa) dengan Tuhan, dimanapun kita/sedang apa kita/kapanpun itu…; dengan selalu mengatakan pada diri sendiri, “Apa yang dikatakan (Tuhan katakan) kepadamu, buatlah itu”. — Obey God always!!!

So…I can convince myself bahwa keberadaan kita sebagai istri/ibu akan membawa seluruh keluarga selalu dapat menikmati air anggur yang dari Tuhan.

Terus berjuang ya, my dear sisters!!! God be with you

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: